Program ‘Keunggulan’ Membantu Orang dengan Disabilitas

Orang-orang penyandang cacat tetap menjadi sumber daya yang belum dimanfaatkan dalam angkatan kerja negara, menghadapi tingkat pengangguran sebesar 70 persen.

NISH, organisasi nirlaba yang membantu mengamankan kontrak federal untuk agensi yang mempekerjakan penyandang cacat melalui Javits-Wagner-O’Day Program, berupaya mengubah status quo. Organisasi ini telah memperkenalkan program baru di mana lembaga yang ditunjuk sebagai “Pusat Keunggulan” berfungsi sebagai mentor bagi lembaga lain untuk membantu mereka meningkatkan kualitas layanan dan produk yang mereka berikan kepada pemerintah federal.

Program Javits-Wagner-O’Day adalah satu-satunya sumber pekerjaan terbesar di AS untuk penyandang cacat. Sering disebut sebagai program JWOD, ini memberikan peluang kerja bagi lebih dari 45.000 orang yang buta atau memiliki cacat berat lainnya.

Melalui program JWOD, NISH bekerja dengan jaringan lebih dari 600 agensi nirlaba yang mempekerjakan dan melatih para penyandang cacat.

Program ini bermula dari Wagner-O’Day Act, disahkan pada tahun 1938, yang memberikan kesempatan kerja bagi orang buta dengan memungkinkan mereka membuat pel dan sapu untuk dijual kepada pemerintah federal. Pada tahun 1971, Kongres mengamandemen undang-undang tersebut untuk memasukkan orang-orang dengan disabilitas parah dan untuk memungkinkan lembaga-lembaga itu menyediakan layanan serta produk link sbobet.

Menurut survei Harris Interactive baru-baru ini, dua dari tiga penyandang cacat yang tidak bekerja ingin bekerja, tetapi kurangnya peluang dan masalah aksesibilitas menghalangi mereka untuk mendapatkan pekerjaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *